Chapter 55

1114 Words

[Jakarta, Indonesia] Theo dan Vivi sudah kembali ke Indonesia, kedatangan mereka disambut dengan penuh kebahagiaan oleh Shane dan kedua orang tua Theo. Theo meraih tubuh anaknya dan memberikan ciuman rindu. Sedangkan Vivi sendiri hanya bisa menangis karena terpisah dari anaknya selama tiga hari. “Kenapa nangis?” tanya Aqila yang tidak tahu. “Vivi kangen sama anaknya, Ma.” “Astaga! Aman, sayang. Shane anak yang pinter loh,” ujar Aqila menenangkan. “Iya, Ma. Maaf ya mellow … Vivi emang suka gini kalo kepisah dari Cane.” “Ya udah, untuk sementara kalian stay di rumah Mama sama Papa ya!” “Oke,” jawab Theo. Akhirnya mereka kembali ke rumah keluarga Jaya, dan di sana sudah berkumpul paman dan bibi dari keluarga Aqila. Mereka yang tidak bisa hadir, memberikan ucapan selamat saat bertemu d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD