Azril POV Setelah aku menyanyikan lagu Zaujati untuk istriku tercinta, aku pun menghampirinya. Dia, dan para tamu pun nampak terharu atas apa yang telah aku lakukan. Kedua pasang orang tua kami hanya tersenyum menandakan mereka bahagia. Setelahnya MC memecah haru biru ini dengan acara selanjutnya. Aku dan istriku kembali duduk dengan teman-teman. “Et dah lo mah bikin gue ngiri bro! Ah hayati baper bang!!” ucap Dafa yang sontak membuat kami terkikik. “Yah makanya nikah Bro!!” ucap Rian. “Ye pasti lo juga ngiri kan, gue yakin bentar lagi bakalan minta dicepetin tuh acara nikahnya.” Istriku menyenggol Fitri, sahabatnya. Fitri hanya malu-malu. “Ya elah bro, gue mah ngirinya berkelas kali.” “Berkelas gimana?? Ngiri kok ada kelasnya.” Kataku. “Hem ngiri gue mah besok langsung tak baw

