Chapter 39

1009 Words

Pelayan itu mendengarkan pembicaraan Bianca dan juga Nenek Mia. Dia sangat ingin tahu pembicaraan kedua orang itu. "Bagaimana sikap Erza padamu?" Tanya Nenek Mia. "Erza sangat baik, dan memperlakukan Bianca dengan baik, Nek." jawab Bianca. "Baguslah. Jika Bianca perlu sesuatu, Bianca bisa bilang pada Nenek," ujar Nenek Mia. "Iya, Nek." jawab gadis itu. Untuk beberapa saat mereka berdua berbincang dan melepas kerinduan. Hari mulai sore, pekerjaan Bianca belum selesai dan dia masih berbincang dengan Nenek Mia. Gadis itu sampai tidak fokus karna memikirkan pekerjaannya. "Ada apa denganmu, Bi?" Tanya Nenek Mia. "Huh? Bianca tidak apa-apa, Nek." jawab Bianca. "Jika tidak ada apa-apa, kenapa kamu dari tadi terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu?" Ujar Nenek Mia. "Bianca h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD