David memijat pangkal hidungnya tatkala Arkha terus saja mencari-cari kesalahannya. Ia merasa apa pun dilakukan selalu salah dan berujung menyulut kemarahan Arkha. "Memangnya apa yang harus gua lakukan?" "Lo harus ngetik ulang data-data dari dalam berkas ini. Terus lo copy sampai jadi sepuluh lembar." Perang batin dimulai, saat ini Arkha kembali memanggil ke ruangannya. Padahal sebelumnya ia sudah mengetik presentase dengan bagus. Tapi lagi-lagi menurut atasannya ini masih saja kurang. "Kalau berkas itu penting seharusnya lo ada salinan file-filenya. Apa lo sengaja mau mengerjai gua, ya?" Sebelumnya David tidak mengatakan pada Arkha kalau pekerjaannya beres. Hingga secara tak sengaja berkas-berkas ikut terkirim ke perusahaan Antara Group. Kini untuk menghindari mengulang pekerja

