Hari menjelang sore tapi tidak ada tanda-tanda kepulangan Joa. Ingin menyusul, gengsi. Ingin kirim pesan, tidak punya nomor ponsel Janson. Menghabiskan waktu seharian di rumah dan sendirian ternyata sangat membosankan. Jika selama ini pergantian pagi ke sore tidak terasa saat Lisa bekerja di kebun. Beda dengan hari ini. Lalu Lisa bergumam, "aku bisa cepat tua jika terus menghayal dan tidak melakukan apapun. Perut sejengkal ini pasti keroncongan sepanjang waktu." "Mamaaaa!" teriakan Joa membuyarkan segala imaginasi yang sedang berlomba-lomba ke depan di dalam kepala Lisa. Lisa bangkit dan berjalan ke arah pintu. Membukanya dan mendapati Joa yang berada di lengan Jason. Di samping Jason ada tas kresek dan tidak tau apa isinya. "Hai Lis," sapa Jason yang hanya di tanggapi dengan senyum tip

