Ama menjalani harinya seperti biasa, UTS telah berlalu. Namun, Ama tau kalau selama beberapa hari ini Xin menghindarinya, ia tak tau kenapa, tetapi ia tak ingin ambil pusing. Di kampus Ama belajar seperti biasa bersama Mus dan teman-teman yang lain. Rere juga masih bersama mereka, kata Rere ia tidak suka bergaul dengan teman sejurusan yang tidak pernah tulus bersamanya. "Bay the way Re, maaf nih ya gue penasaran. Bukannya gue ngusir atau gak mau sama lo, cuman aneh aja ... kok lu malah sering sama gue dan Ama daripada kumpul bareng temen sejurusan lo?" tanya Mus. "Gak suka gue kumpul sama mereka," jawab Rere lesu. "Why?" tanya Mus lagi. "Lo tau gue emang lahir di keluarga berada kan, Mus. Bukannya sombong, tapi serius kehidupan gue dari SMP sampe sedewasa ini dikelilingi orang-orang

