Rasa bersalah!

2537 Words

Sudah berulang kali Debbina menghela napas di kamarnya, setelah sang mertua pulang setengah jam yang lalu. Meskipun sudah mandi, tapi tidak mengurangi kekalutan yang ada pada dirinya. Padahal mertua dan suaminya bilang tidak apa-apa. Cuma ... entahlah. Rasa bersalah itu tidak mau secepatnya hilang sampai sekarang. Tadi setelah makan, ia izin masuk pergi ke kamar pada mertuanya. Ya, untuk menenangkan diri dulu sebentar. Alasan yang ia buat ingin ke kamar mandi. Tanpa ia tahu ternyata sang suami mengekor di belakang, dan langsung memeluknya saat mereka berada di kamar. Pria yang ia cintai itu, mengatakan, ‘It's ok. Aku nggak apa-apa kok. Jangan terlalu dipikirkan masalah itu ya, Bee?’. Bukannya tenang, ia malah semakin sesenggukan di pelukan sang suami. Setelah sedikit tenang, kurang leb

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD