23. Pelajaran 1

1926 Words

Begitu bisa menguasai dirinya, Kayra pun berucap, “Katakan dengan jujur. Kamu kan sangat suka kejujuran, aku pun begitu.” “Aku merasa familiar saat melihat wajahmu. Seakan aku pernah melihatnya di suatu tempat.” “Kita bahkan baru pertama kali bertemu.” Kayra tersenyum kecil. Dia dan Calixto tidak mungkin pernah bertemu dan tentu tidak mungkin Calixto itu dosennya. “Yah sepertinya.” Calixto yakin dia seakan pernah bertemu dengan Kayra. Dia memang buruk dalam mengingat seseorang, terlebih orang yang tidak berkontribusi banyak pada hidupnya. Tapi entah kenapa pada sosok Kayra ini berbeda. “Aku mungkin punya banyak kembaran karena wajahku ini pasaran.” “Aku jarang melihat gadis kecil sepertimu.” Gadis kecil. Kayra rasa dirinya tidak sekecil itu. Tapi kenapa orang-orang sering mengatak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD