Tiga Puluh Delapan

1154 Words

T I G A P U L U H D E L A P A N Dylan dan Nathan masih berbincang di ruang tamu rumah Dylan. Terlihat serius. Sungguh. Dylan sedang membicarakan pengalihan Grass Property kepada Nathan. Menyerahkan segala urusan perusahaan pada Nathan. Sementara Nathan sama sekali tidak berminat. Jadi... Intinya Dylan serius untuk membicarakan masa depan Nathan dan perusahaan keluarga pada Nathan. Dan Nathan serius gak minat dengan pembicaraan Dylan. Pikirannya masih pada penjual kedondong di dekat kampus Melissa yang akan tutup beberapa menit lagi. Tadi Nathan sudah bersemangat memacu mobilnya, namun kedatangan Dylan dan Lexa mengurungkan niatnya. Ah Nathan belum tahu saja kalau Melissa sudah makan kedondong. Walaupun cuma setengah persen dari cup manisan yang diberikan Lexa. "Lo dengerin gue gak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD