•Romantisme - B•

1795 Words

"Apa yang kita jalani lebih romantis dari sebuah novel roman." -Raveira Livira Shabira- __________ "Kak Atta... kenapa nangis?" Vei mengusap air mata Atta yang keluar secara perlahan dari kelopak matanya. "Boleh aku jujur?" "Soal?" Atta menarik napasnya secara dalam-dalam. Perasaannya kalut saat ini. Harus menjelaskan saat ini dan menghancurkan kali pertama mereka kencan. Atau tetap menyembunyikannya seperti tidak ada yang terjadi. "Kamu pasti maafin aku, kan?" Vei mengangguk. "Apa pun salahnya Kak Atta... aku maafin." Tapi... kesalahanku ini di luar kendali, Vei. Atta ingin mengungkapkan kebohongannya pada Vei saat ini juga. Namun, dirinya tidak ingin melenyapkan senyum manis Vei yang terus mengembang di bibir mungilnya. Bisakah kamu tetap tersenyum seperti ini setelah tau semu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD