39 - Bekas Kehilangan

1964 Words

Senja menatap kepergian Jenita dengan pandangan kosong, saat ini Senja sudah dipindahkan keruangan lain dan Alisha sedang ditangani saat ini. Salah satu tangan Senja mengusap perutnya yang kini kosong, tidak ada lagi sesuatu yang ia tunggu padahal kemarin Senja dan Rendra begitu antusias akan datangnya sang anak. "Kamu tumbuh yang sehat sayang, mama bakal jagain kamu sebisa Mama dan kalau besar jangan irit bicara seperti papamu tapi jangan kayak mama juga. Terus apa dong?" "Duh! Mama jadi bingung maunya apaan,hahah. Pokoknya anak mama harus ganteng kayak papanya kalau misalkan laki-laki, jika perempuan maka harus secantik Senja dong." Haruskah Senja tertawa sekarang? Merasakan kebahagiaan diatas kepergian calon bayinya? "Padahal Senja belum merasakan tendangannya? Belum merasakan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD