Pergi

1309 Words

Gama berdiri di depan ruang kerja Dekan lalu mengetuk pintunya tiga kali. Tak lama terdengar jawaban, "Ya, silakan masuk." Gama membuka pintu dan melihat seorang pria setengah baya yang duduk di sebuah meja kerja sambil mengutak-atik laptop yang ada di hadapannya. Pria itu kemudian mematikan laptopnya dan berdiri menyambut Gama. "Ya, ada apa?" tanyanya. "Permisi, teman saya bilang bahwa Bapak memanggil saya," ucap Gama. "Oh, kamu Gama? Silakan duduk." Gama menutup pintu kemudian masuk ke ruangan itu dan duduk di kursi yang ada di depan dekan. "Bapak mau bertanya satu hal padamu, kenapa kamu absen sampai tiga minggu?" taya pria itu langsung. Gama tertegun. Dia menundukan kepalanya. "Saya...." Pria itu mengamati ekspresi Gama kemudian memotong. "Oke, kamu tidak perlu menjawab, Bapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD