Keesokan harinya, Fernita mendatangi rumah ayahnya, Feri untuk menemui Melodi. Dengan angkuhnya, Fernita masuk sambil melemparkan sebuah undangan di depan Melodi yang sedang mengerjakan tugas sebelum ujian akhir sekolah. Melodi kaget serta menaikkan pandangannya pada Fernita. “Itu undangan buat lo dan Papa. Tapi mending Papa gak usah datang aja, soalnya Papa pasti malu-maluin gue nantinya,” ujar Fernita dengan sombongnya. Melodi dengan cepat menyambar undangan tersebut lalu membacanya. Matanya membesar karena membaca isi undangan tersebut. Undangan itu adalah undangan pernikahan Rexy dan Fernita tiga hari lagi. Melodi terperangah membaca undangan tersebut. Tapi bukankah Rexy mengatakan jika ia akan bertanggung jawab pada kehamilan Melodi? Dia bahkan sudah berjanji tidak akan kembali pada

