BAB 48

1135 Words

Jangan membangunkan singa tidur atau akan menjadi santapan paginya. Mungkin ungkapan itu sangatlah tepat jika digunakan untuk seorang lelaki berparas tampan yang sedang mengetuk-etukkan jemari diatas meja kerjanya. Justin, lelaki Kanadian dengan segala juta wibawa serta mata elangnya yang sempurna siap melesatkan pelurunya sedang menyeringai miring. Ditangannya terdapat beberapa buah lembar foto yang siap dikirim untuk Valerie. Tapi bukan Justin namanya jika tak bisa selangkah lebih maju. Sosok misterius itu. dua sekaligus dapat Justin tangkap lewat genggaman tangannya. Dan hal itu semakin memiringkan seringai dibibir Justin. Dan sosok itu ialah; sungguh ingin membuat Justin tertawa lepas namun juga puncak amarah menyelubungi ubun-ubunnya. "Aku ingin mengatakan hal ini sejak lama Tuan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD