BEDA ARAH

1568 Words

Demian memandangi Dara dan Nara yang tidur berdampingan, walau beda tempat tidur. Dara tidak pernah kepikiran, Nara yang masih kecil harus secepat itu berbagi dengan adiknya dari segi apa pun. Sementara Dara yang baru saja sembuh dari rasa sakit pasca melahirkan, harus kembali merasakan hal itu lagi sembilan bulan kemudian. Demian menghela napas berat. Aneh memang, namun inilah kenyataan yang harus dia terima. Walau sebenarnya Demian menyukainya, namun tetap saja Demian takkan tega melihat sang istri harus memikul hal seberat itu. Suara rintihan Dara sebelum melahirkan, dan tatapan ketakutannya masih terbayang-bayang di ingatan Demian. Dan kini, harus kembali terulang dalam waktu singkat. "Kita harus punya pewaris anak laki-laki!" Suara Melissa seolah-olah terdengar di telinganya. De

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD