Kehidupan baru

1375 Words

        “Bali?” ucap Dion membeo mengulangi ucapan Alvin.                Alvin yang duduk disebrang Dion mengangguk dan membenarkan apa yang Alvin ucapkan. Dion menatap Alvin lekat-lekat. Ada keresahan dan kebingungan yang tergambar di raut wajah Alvin.                “Terus kenapa muka loe keliatan bingung?” tanya Dion cepat.                Alvin menghela nafas panjang dan menyandarkan tubuhnya di kursi tempatnya duduk saat ini. Alvin mengusap wajahnya dengan gerakan cepat dan menatap Dion.                “Kalo gue ketemu Anika gimana? Anika di Bali kan,” ucap Alvin dengan nada bingung.                Dion mengerutkan alisnya mendengar ucapan Alvin. “Kalo loe ketemu Anika emang kenapa? Lagi pula Bali luas Vin, Anika bisa ada dimana aja dan belum tentu kalian ketemu,” ucap Dion deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD