Norah yang menyadari jika sedang ditatap oleh Karang pun menoleh dan melihatnya. Dia menaikkan sebelah alisnya, seolah bertanya, "Ada apa?" kepada Karang. "Tidak...." jawab Norah pelan. Sena sampai di sana dengan napas tersengal karena berlari secepat mungkin untuk mengambil kotak P3K. "Norah, ini kotak obatnya." Norah menerimanya tanpa mengatakan apapun pada Sena. "Sini dulu, Jean, aku ganti perban dan obati lagi!" pinta Norah pada Jeanandra. Jeanandra menurut saat Norah menarik tangannya menuju sofa yang ada di sana. Entah sejak kapan rooftop itu berubah menjadi basecamp mereka. Jeanandra duduk di sebelah Norah, kemudian Norah dengan telaten mengobati lukanya. Setelah selesai mengobatinya, mereka berdua menatap keempat orang itu dengan tatapan yang datar. Dalam hati, Norah s

