Kembar Tapi Beda - 38

2438 Words

Bagaimana rasanya meloncat dari dalam mobil yang tengah berjalan? Kira-kira, luka apa yang akan Ranu dapat? Sekadar memar dan lecet? Atau patah tulang dan gegar otak? Apa akan sakit? Ck! Tentu saja, sakit! Bagaimana bisa Ranu melupakan kesakitan yang didapat setelah kecelakaan mobil beberapa waktu lalu? Menginap berhari-hari di rumah sakit dan tak ada yang bisa dilakukannya selain tidur di ranjang perawatan dengan keadaan tak berdaya. Terlebih, ia hanya seorang diri. Rhea tak bisa menemaninya sepanjang waktu, mengingat wanita itu yang pasti memiliki banyak kesibukan.  Kesakitan dan kesepian? Adalah kombinasi yang benar-benar menakutkan untuk Ranu. Maka dari itu, ia menyingkirkan jauh-jauh pemikiran konyolnya yang sempat terbersit untuk mencoba melarikan diri. Dengan beberapa ide yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD