Langkah Mikha terhenti dengan napas yang sedikit lega saat melihat Earlene keluar dari pintu kemudi yang terlihat baik-baik saja walaupun dengan wajah yang berubah pucat. “Earlene kamu tidak apa-apa?” tanya Mikha khawatir. Earlene menggeleng sembari mengatur pernapasannya. Setelah memastikan Earlene baik-baik saja dan tak ada cedera. Mikha beralih menuju mobil yang menabrak mobilnya. Dengan wajah yang penuh rasa kesal, Mikha mendekat lalu mengetuk jendela kaca mobil tersebut. Seorang lelaki bertubuh tegap keluar dari dalam mobil itu lalu menatap Mikha yang lebih pendek darinya. “Auh!” keluh Mikha saat mencium aroma alkohol yang begitu pekat dari diri lelaki itu. “Hey! Kau! Pantas saja tidak dapat mengemudikan mobil mu dengan benar—ternyata kau sedang mabuk!” lanjut Mikha. Lelaki itu

