"Kau memecat Sunny?" tanya Bill, menatap ke arah putranya yang duduk di sofa sebelahnya dengan tatapan tak percaya. Baru sehari menjadi bos tapi dia sudah berani memecat karyawan. Mereka sedang berada di ruangan pribadi Bill, duduk di sofa kulit maroon dalam ruangan Bill. Luke mengangguk tanpa takut. "Aku tidak suka dengan dia. Dia berani menggodaku." "Dia menggoda kau? tak biasanya dia seperti itu." "Aku tidak peduli, yang penting sekarang aku butuh sekretaris baru dan aku maunya laki-laki. Cerdas, pekerja keras, profesional dan bisa dipercaya," kata Luke tegas seolah perkataannya tidak bisa diganggu gugat. Bill terdiam beberapa saat, jari-jarinya mengetuk pelan lengan sofa yang terbuat dari kayu. Tatapannya tajam, seolah sedang menimbang sesuatu. “Luke, kau harus ingat. Setiap keputu

