HF [40]

1117 Words

Untuk pengakuan, Iska memang terkadang menyebalkan untuk beberapa hal, membuat Kayla Isyana sering tertekan padanya, namun, kepada Sang Ayah, meski mereka sering terjebak pada beberapa situasi panas dan Iska sering menyulut emosinya, tapi, untuk kali ini, Kayla Isyana sangat berterima kasih padanya. “Makasih, Iska, udah jaga Ayah.” Dan, tahu apa jawaban gadis yang lebih muda satu tahun darinya itu apa? “Beliiin Bakmi JG nanti.” Dan, Kayla tersenyum. Ia kemudian, langsung mengganti posisi Iska untuk menemani sang Ayah yang tampak membuka mulut untuk ingin berbicara lebih dalam dengan Kayla Isyana. “Kayla, Ayah rindu sekali denganmu, apa kamu ke sini sendirian?” “Not, Dad.” Gadis itu berusaha untuk tersenyum meski ketakutan cukup menyergap ke dadanya. Takut. Tentu. Setelah sang Ibu te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD