Memories-49 NOW

1484 Words

~NOW~ Arkan tidak menghubungi Melody untuk menyampaikan kabar kalau akan pulang larut malam. Beruntung dia membawa kunci duplikat sehingga bisa masuk rumah tanpa perlu repot-repot membangunkan Melody. Ketika Arkan masuk rumah di pukul dua dini hari pikirannya masih kalut. Kondisinya pun sangat kacau. Dia berharap waktu berhenti atau berputar kembali ke masa entah kapan saja, asal dia tidak pernah bertemu dengan waktu sekarang. Rumahnya terasa sunyi, dingin dan redup karena rumah seluas ini hanya diterangi oleh sebuah lampu hias yang ada di atas rak penyimpanan samping televisi plasma. Dia pun langsung menuju kamarnya dengan langkah sedikit sempoyongan, karena kesadarannya sedang berada di bawah pengaruh alkohol. Arkan mengempas pintu kamar. Kondisi kamar dalam keadaan terang karena M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD