Bella terbangun dari tidurnya saat merasakan kakinya berat, seperti tertindih jin kalau orang bilang. Gadis itu menggerakkan kakinya dan merasa sulit ternyata memang benar ada yang menindihnya, hingga dengan begitu cepat dia membuka kedua matanya dan melihat ke arah kakinya. "Kak Abraar?" Bella melihat Abraar terlepas sambil memeluk kakinya, pemuda itu duduk di bawah ranjang menyadarkan kepalanya di tepi ranjang sambil memeluk kaki Bella yang tertutup selimut. "Biasanya kan adegan gini kalau orang lagi sakit terus cowok yang mencintainya nungguin dan bikin si cewek sadar kalo dia begitu di cintai," "Oh iya, aku kan emang lagi sakit. Sakit hati!" Bella bermonolog dalam hati sambil menatap wajah sang kekasih yang terlihat begitu lelap, mungkin dia lelah menatap Bella tidur semalama

