"Sayang, maaf ya, Papa enggak bisa jagain kamu. Maaf juga, ya, Sayang udah bikin kamu mengalami hal menyakitkan ini," kata Abraar sambil menatap dan mengelus lembut pipi baby Schalke dan Bella yang sedang menyusuinya bergantian. "Ini bukan salah Kak Abraar, bukan salah kita tapi salah Lany yang enggak bisa mengendalikan dirinya," jawab Bella sambil memegang pipi sang suami dengan begitu lembut, Abraar tersenyum lalu mengecup bibir sang istri dengan begitu hangat, Bella membalas kecupannya lalu tersenyum saat Abraar memindahkan ciumannya pada keningnya. "Ini adalah hal terberat yang terjadi dalam hidup kita, tapi kakak yakin hal ini akan membuat kita semakin kuat," kata Abraar sambil kembali mengelus pipi sang putra, bayi itu beberapa kali mendecapkan bibirnya seolah begitu merindukan s

