pembalut

1547 Words

"Makasih, ya, Ma, Mom," kata Laura sambil memeluk Meisya dan Laura bersamaan, mereka berada di parkiran sekarang, harus berpisah setelah acara selesai pada menjelang sore hari. "Enggak usah bilang makasih terus, Sayang, karena kami juga sangat bahagia," jawab Meisya sambil mencubit gemas pipi sang putri. "Kalian beneran mau balik ke apartemen? enggak ke rumah dulu?" tanya Banyu pada Bella dan Abraar yang berdiri di samping mobil pemuda itu. "Iya, Dad," jawab Abraar singkat karena bibirnya sudah terlanjur tersenyum tidak bisa berkata kata lagi. "Padahal kan enakan tinggal di rumah daripada di apartemen," kata Banyu membuat sang istri melotot sedangkan Samuel dan Meisya saling pandang sambil mengulum senyum. "Daddy, ih, enggak peka banget sih!" bisik Laura sambil mencubit gemas ping

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD