"Bella ... udah bangun belum? Mabella Aileen ... sayang ...." Abraar mengetuk pintu kamar kekasihnya karena semalam sebelum keduanya memasuki kamar masing masing mereka membuat janji untuk pergi lari pagi bersama, dan sekarang Abraar membangunkan gadis itu sebagai upaya untuk melaksanakan rencana mereka itu. "Sayang, bangun kita udah kesiangan nih," kata Abraar lagi sambil mengetuk pintu kamar itu padahal saat ini masih tiga puluh menit lebih awal dari waktu biasa mereka pergi lari pagi, Abraar sengaja melakukannya karena dia tahu kekasihnya itu sulit untuk di bangunkan. Padahal di dalam sana Bella sedang menahan tawa karena mendengar berulang kali kekasihnya memanggil namanya, gadis itu sudah bangun bahkan sudah mengganti piyamanya dengan pakaian olahraga tapi dia sengaja menjahili Ab

