[Kenapa? Kamu jatuh cinta? sama Bella?] Tanya Samuel setelah menjawab pertanyaan sang putra mengenai kapan dia sadar benar benar mencintai istrinya. Abraar yang masih berbaring di atas ranjang tersenyum membaca pertanyaan Samuel, pemuda itu masih terlelap tadi dan terbangun karena mendengar ponselnya berbunyi rupanya Samuel baru membalas pesan yang dia kirimkan tadi malam. [Nggak tau, Pa. aku masih bingung dengan perasaan aku sendiri.] Balas Abraar setelah dia bangun dari rebahan dan lalu menyandarkan punggungnya pada kepala ranjang. [Aku takut kalau ternyata perasaan ini bukan cinta yang sesungguhnya. Gimana kalau ini cuma emosi sesaat terus suatu saat nanti aku sama Bella ternyata enggak bisa bertahan sebagai sepasang kekasih dan kami putus apa itu enggak malah merusak hubungan

