Pesta yang membosankan

1491 Words

Banyu yang sedang menyetir saling tatap bingung dengan sang istri yang duduk di sebelahnya, kemudian melirik ke kursi belakang dan kembali saling tatap tidak mengerti. Tidak seperti biasanya, di belakang sana suasana terkesan suram tiga orang penumpang saling diam, Bella dan Abraar duduk di dekat pintu kanan dan kiri dan di tengah tengah mereka Langit duduk sambil melipat tangan di bawah dadanya dengan wajah yang terlihat cemberut kesal. Semuanya berawal saat tadi sore bocah itu memergoki sang kakak dan Abraar sedang saling tumpang tindih di atas sofa dan kemudian bocah itu salah paham. "Beneran, Dek, Kakak tadi kesandung karpet jadi jatuh," kata Bella pada sang adik, Langit masih saja menatap mereka dengan serius. "Masa kamu enggak percaya, kami enggak mungkin dong ngelakuin hal y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD