Saat kembali ke meja Abraar dan Abitha melihat Ben bangun dari duduknya dan berjalan ke arah mereka. "Ke mana?" tanya Abraar singkat. "Toilet," jawab Bem tidak kalah singkatnya, mereka hanya berpapasan tanpa saling menghentikan langkahnya. Abitha kembali duduk di sebelah sang kekasih dan Abraar juga duduk, tapi pemuda itu tidak duduk di kursinya melainkan bergeser satu kursi hingga kini Pemuda itu duduk bersebelahan dengan Maisa. "Gimana? Suka di sini?" tanya Abraar sambil menatap gadis itu, Maisa tersenyum menyadari Abraar duduk di sebelah. "Suka Kak, biar pun sama panas nya kayak Jakarta tapi di sini asik," jawab Maisa sambil mengambil saus tomat yang ada di tengah meja untuk mencocol saus tomatnya. "Asik karena ada aku kali, coba kalau enggak ada, mana asik!" jawab Abraar sa

