"Kak, Abraar, kok masih di sini?" tanya Bella saat keluar dari kamar mandi dan mendapati Abraar tengah mengutak atik ponselnya, Abraar hanya sekilas mengangkat kepala lalu kembali fokus pada ponselnya. "Ya emang harus di mana, Kakak kan emang mau ke sini buat jemput kamu," jawab Abraar ringan, Bella duduk di tepi ranjang sambil membuka rambut panjangnya yang dia jepit di belakang dengan jedai lalu menyisirnya dengan sisir yang baru ia ambil dari tas. "Jemput? Aku kan mau pulang ke Jakarta," jawab Bella tanpa menatap pemuda yang spontan menatapnya, rasanya begitu malu bertatapan dengan Abraar setelah pembicaraan tadi. "Bener bener nih, ini anak! Mama ngambek loh!" Kata Abraar gemas pada Bella. "Terus Maisa sama Kak Ben gimana?" tanya Bella sambil menatap Abraar pada akhirnya. "Ya

