Jika kembali ke Coney Island, maka yang ada di pikiran Sophie maupun Evan hanyalah malam panas nan b*******h yang menjadi permulaan kisah cinta mereka. Sayangnya, mereka ke sini bukanlah tuk mengulangi permainan itu lagi, melainkan keinginan Brave selagi kembali ke Manhattan. Walaupun ada banyak pantai di Amerika, anak lelaki Evan itu menjadikan Coney Island sebagai tempat yang paling berkesan di hati. "Karena Mom membelikan permen saat kau tidak mengizinkanku, Dad," ucap Brave jujur. Evan terbungkam, sementara Sophie terbahak-bahak sambil menyusui Hero di mobil. Bibir Brave mengerucut jika mengingat semua aturan ayahnya yang tidak memperbolehkan makan manis-manis supaya giginya tidak berlubang dan tidak perlu mencabut. Nyatanya saat musim dingin lalu, Brave harus ke rumah saki
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


