Bagian 18. Semua Tergantung Niat

1303 Words

Alif pulang dari sekolah dengan wajah lesu, "Ma ...," panggilnya dari teras. Lalu duduk di kursi untuk melepas sepatu. Lesti dan Yusuf yang sedang bicara di ruang tamu, gegas keluar. Heran mendapati anak itu sudah pulang sekolah sepagi ini. "Kok, sudah pulang, Nak?" tanya Lesti ingin tahu. "Alif gak enak badan, Ma. Tiba-tiba pusing. Terus dari pada keterusan, diijinkan pulang oleh Bu Guru," terangnya ketika Lesti bertanya. "Badannya panas, gak?" tanya Lesti lagi sembari menempelkan punggung tangannya ke dahi Alif. "Agak panas. Ya, sudah. Kamu ganti baju, setelah itu tidur. Sini mama bantu bawa tas," lanjutnya. Ia mengambil tas dari punggung Alif, lalu mengiring anak itu menuju kamar. *** Arlina terjaga, lantas keluar dari kamar dan mendapati Safwan sedang sibuk menempel huruf pad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD