Chapter 21

2044 Words

Menyingkirkan anak anak rambut yang menutupi wajah cantik kekasihnya , samudra tersenyum senang. Memandang wajah wanita yang sangat ia cintai dengan jarak sedekat ini benar benar menjadi candu nya saat ini. Tangan nya terulur membelai pelan pipi chubby itu "Kamu pasti sangat lelah menyiapkan acara pernikahan kita. Maaf aku sudah membuatmu terlalu sering tersakiti. Aku janji setelah ini aku akan benar benar membahagiakanmu nay. Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu sedikitpun," Gadis itu menggeliat saat merasakan ada pergerakan di pipi nya. Matanya terbuka pelan menangkap sosok pria yang mampu membuatnya jatuh hati. "Sam," Samudra tersenyum "Apa aku membangunkanmu ? Maaf," Gadis itu tersenyum sambil menggeleng "Tidurlah. Kamu pasti sangat lelah," ucapnya menepuk sisi ranjang y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD