Jengah , itulah yang nayla rasakan saat ini. Bagaimana tidak sedari tadi sina terus mengulang ulang cerita tentang dia yang bertemu dengan brian hingga di antar pulang. Entahlah ini sudah keberapa gadis itu terus mengulangnya sampai nayla benar-benar bosan. "Nay kamu dengerin aku gak sih ?" kesal sina karena nayla sama sekali tidak memberi tanggapan. "Tentu saja aku mendengarnya. Kamu sudah mengulangnya lebih dari 20x sin . aku rasa setelah ini aku harus periksa ke tht," sindir gadis bergigi kelinci itu. "Cckk pokoknya aku seneng banget nay !! Ah aku bersyukur kakiku sakit karena itu aku bisa bertemu kak brian," Nayla benar benar tidak habis pikir dengan cara berpikir sahabatnya ini. Bagaimana bisa musibah di jadikan kesenangan ? Astaga. "Kamu ngapain sih ? Aku lihat dari tadi sibuk

