Bab 47

1068 Words

Sehabis sarapan, aku dan kakek pamit sama nenek serta Hafiz. Kucium takzim tangan nenek, nenek mendoakan aku, hafiz mencium tangan ku dan juga Kakek. Kami pun menuju mobil, kakek duduk di samping ku. Hafiz akan diantar supir nya mang ojak. Aku memacu kendaraan dengan kecepatan normal. Suasana di pagi hari cukup padat terutama jam masuk kantor. Banyak kendaraan yang saling kejar mengejar dengan waktu. Kakek menyuruhku memakirkan mobil di pelataran parkir khusus. Aku dan kakek turun dari mobil menuju lobby. Para satpam menundukkan hormat kepada kakek, dan bilang ke mereka bahwa aku pemilik perusahaan. Bahkan tangan kanan paman sudah menunggu ku di lobby. "Selamat pagi pak" sahut om Fandi tangan kanan paman. Sambil bersalaman dengan kakek. "Pagi juga fan, perkenalkan ini Mayang yang akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD