Setelah pertemuan dengan Adam yang tidak disengaja. Aku dan kakek memilih untuk kembali pulang kerumah. Selama dalam perjalanan entah kenapa ada pikiran yang tidak enak mengenai Adam. Apakah karena ketakutan atau karena hal lain, entahlah sangat sulit untuk aku gambarkan. Selama perjalanan pulang aku lebih memilih untuk konsentrasi mengemudi kan mobil, dan kakek pun memilih untuk diam. Aku tahu jika kakek mungkin akan merasakan perasaan yang sama dengan apa yang aku rasakan. Hanya saja kakek mungkin akan khawatir dengan aku atau pun hafiz. Kakek sangat mengatahui bahwa kelemahan aku ada di hafiz. Dan mungkin karena itulah yang saat ini ada dalam pikiran kakek. Aku hanya berharap bahwa semua tidak akan terjadi apa-apa. Sesampainya dirumah aku berjalan menuju pos satpam dan memberitahuka

