81 - Basah 🔥

1656 Words

Jantungku rasanya mau melompat keluar dari d**a. Kalandra sama sekali tidak beranjak dari posisinya, malah dia sengaja merosot turun ke ujung ranjang, memposisikan dirinya di antara kedua pahaku yang masih terbuka lebar dan basah kuyup. "Alea? Kenapa diam saja? Nenek masuk ya?" Suara Nenek Marine kembali terdengar, kali ini diikuti bunyi gagang pintu yang digerakkan lebih keras. "Jangan, Nek! J-jangan masuk!" teriakku sedikit terlalu kencang. Aku segera bangkit dengan kaki gemetar, setengah berlari menuju pintu tanpa membukanya. Aku hanya berdiri mematung di baliknya, menekan telapak tanganku pada kayu pintu yang dingin. "Alea? Kamu kenapa? Suara kamu aneh sekali," tanya Nenek curiga. Tepat saat itu, aku merasakan napas panas Kalandra menyentuh kulit pahaku. Dia tidak peduli dengan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD