"Mas masih marah ya sama aku?" tanya Rania akhirnya. Setelah makan malam bersama. Abrisam tak kunjung kembali ke kamarnya, begitu juga dengan Rania yang memiliki menemani Abrisam berada di ruang tengah. Televisi itu menyala, Abrisam bisa mendengarkan sebuah berita pesawat jatuh di tengah laut. Tapi fokusnya malah teralihkan pada suara Rania, yang terus menanyakan hal yang sama. "Mas Abri jawab dong!! Jangan diem aja." katanya kembali. "Aku nggak marah. Setelah aku pikir, wajar sih kamu bareng Leon, dia lebih segalanya dibanding aku. Dunia aku udah gelap, mana mungkin ada wanita yang mau tulus sama aku." "Ada! Contohnya aku." jawab Rania cepat. Dan nyatanya Abrisam tak mempercayai itu. Setelah mendengar penjelasan itu Abrisam berpikir jika apa yang Rania katakan itu benar, jika wa

