Selepas mobil Raffa menghilang dari pandangan, Layla akhirnya memundurkan langkahnya dari kaca jendela. Ia berbalik dan sontak terperanjat kala suara deheman mengejutkannya. "Ekhem..." Ardi menatap sang kakak dari atas ke bawah dengan wajah serius dan sangar, tengah menangkap basah kakak perempuannya yang pulang bersama laki-laki. Ardi tahu lelaki itu adalah Raffa, karena ia sempat mengintip dari jendela kamarnya. Dan kebetulan kaca mobil itu sedikit terbuka karena Raffa tengah memarkirkan mobilnya keluar halaman. "Kenapa?" tanya Layla mencoba untuk tidak terintimidasi oleh tatapan Ardi. "Kemarin sok-sok an nolak, ujung-ujungnya jalan bareng... Uhuk-uhukk." goda Ardi sambil berlalu, menangkap keponakannya yang ia jadikan alasan untuk menghampiri kakaknya tadi. "Berisik kamu!" ujar L

