Reyhaan keluar dari kamar Lily, dia menjauh dari Lily ketika seseorang yang bernama Amera menghubunginya. Dia tidak ingin Lily mendengar pembicaraannya dengan Amera. Dia begitu terkejut ketika Amera menghubunginya. “Ya...,” “Boleh aku berbicara?” tanya Amera disana. Reyhaan mengangguk, “yah...,” jawabnya sambil memperhatikan pintu kamar Lily. Kedua alisnya saling bertautan, dia merasa penasaran mengapa Amera menghubunginya. Amera menghela napasnya, “saya ingin bertemu denganmu, bisakah?” tanyanya, dari nada suaranya dia berharap bisa bertemu dengan Reyhaan. Reyhaan berpikir sebentar, “maaf sebelumnya, anda tahu nomor saya darimana?” tanyanya heran, tidak mungkin kan Amera tahu nomor ponselnya dari Jason? “Nick, dia memberitahu kartu nama-mu padaku,” ucap Amera. Nick? Sepertinya

