“Sekarang aku ingin bernegosiasi denganmu, jika kau masih ingin Reyhaan tetap hidup kau harus menjauhinya. Jika kau tidak menurut aku akan meminta anak buahku untuk membunuh Reyhaan.” Ucap Jason dengan nada mengancam. Lily yang mendengar perkataan Jason hanya menatap lelaki itu dengan pandangan tidak percaya. “kau sedang mengancamku?!” tanyanya memekik. Tidak pernah sebelumnya Lily melihat dan mendengar Jason melakukan hal ini kepadanya. Bahkan Jason tidak pernah mengancamnya dari dulu. Apakah ini sifat asli Jason yang sebenarnya? Jason menggeleng, dia tersenyum sinis, “ini bukan sekedar ancaman, sayang. Ini adalah sebuah peringatan!” katanya dengan rahang bergemertak. Lily hanya menatap Jason dengan napas tidak beraturan, airmatanya mengembang. Dia tidak percaya dengan perkataan Jason

