Happy Reading^-^ Maaf kalau nemu typo yah Calvin melirik arlojinya. Sesekali dia juga menoleh kearah lorong yang menuju kamar mandi. Pikirannya menjadi cemas seketika. Terlebih sudah lebih sepuluh menit dan Catherine belum juga kembali. "Aku akan ke kamar mandi," pamitnya dan bangkit berdiri. Namun Ivan mencegahnya, "Aku tahu kau sangat mencintai kekasihmu itu. Tapi, apa tidak berlebihan sampai kau menyusulnya ke kamar mandi? Tadi aku lihat dia juga belum keluar," ucap Ivan. "Dia sepertinya sedang dalam keadaan tidak baik, jadi aku harus menyusulnya," kekeuh Calvin. Ivan menahan lengan Calvin membuat Calvin menjadi bingung. Tiba-tiba saja dia menajamkan tatapannya kearah Ivan. "Kita tidak sedekat yang kau kira Mr. Juan," desis Calvin dan menangkis lengan Ivan lalu melanjutkan lang

