B A B 36

1464 Words

"Lucu, karena ternyata semuanya hanya drama."  —Tahun baru kali ini menyedihkan sekali, ya. NADINE'S POV "Jadi apa?" "Buru-buru amat sih, Nad." Aku menghela napas panjang, daritadi Leo benar-benar menguji kesabaranku. Sekarang aku benar-benar penasaran tentang siapa Diana. Kenapa Aldric begitu emosi saat masalah Diana diungkit, itu menjadi tanda tanya besar di kepalaku. Aku ingin sekali bertanya langsung pada Aldric, namun takut akan menjadi pikiran dan mengganggu belajarku. Sampai akhirnya usahaku membuahkan hasil, nilaiku naik beberapa angka. Papa dan mama berulang-ulang memuji, membuatku tidak enak dengan Aqila. Aqila tidak tuntas di beberapa pelajaran, membuat mama kesal dan membatasi kegiatan Aqila. Anak itu harus mengikuti les tambahan dan hanya boleh keluar di sabtu malam. Aqil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD