Akhir nya

1557 Words

Ruang bernuansa krem dengan bangunan megah itu tampak sangat ramai. Suara teriakan nyaring bahkan sampai terdengar sampai keluar rumah. Teriakan Marco dan David yang sing bersahutan itu membuat rumah itu nampak sangat ramai dan hidup. Tak seperti rumah besar pada umum nya yang terlihat sangat sunyi. Rumah itu malah tampak sangat nyaman untuk di tinggali. "MOMMMMMYYYYY! MAAKAAAAANN!" "Ck!" Damien berdecak mendengar suara teriakan David dari dalam rumah. Elena yang tengah duduk di pangkuan Damien langsung bangkit berdiri. "Apa Mommy akan meninggalkan Daddy sendiri?" Elena mendengus. "Anak mu sudah teriak teriak tak jelas Dam." "Aku atau David?" tanya Damien membuat Elena menghela napas, sabar menghadapi perilaku bayi gede itu. "Ayo ikut saja kalau tak mau sendiri." Damien mengg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD