29

1177 Words

Perjalanan Liana masih sangat jauh dan panjang. Tidak bisa Liana prediksi bahwa hari ini akan sampai dengan cepat karena tahu perputaran waktu. Yang meski terlihat lebih cepat dari dugaannya. Perjalanan jauh tetaplah jauh. Maka dari sana, Liana bisa mengilhami setiap perjalanan hidupnya hingga berada di titik ini. Perlahan namun pasti. Dari Liana yang biasa saja dalam memandang dunia sampai Liana yang serakah saperti saat ini. Dari Liana sebelum menikah dan membaca sebuah buku bahwa ‘aku bukanlah seorang wanita yang baik. Pun kurangku banyak. Jika aku menjadi seorang istri kelak, mungkin masakanku akan terasa kurang garam dan bahkan keasinan. Bangunku kurang pagi dan cucianku tidak terlalu bersih. Aku juga tidak butuh seorang laki-laki yang berpangkat, berumah megah dan bermobil mewah.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD