Teruntuk dia. Begitu Barella membacanya dalam sebuah kata yang teruntai ke dalam sebuah kalimat. Dia yang bukan bagian dari keluargamu. Dia, orang asing yang kemudian singgah ke dalam kehidupanmu. Dia orang pertama yang membuatmu percaya akan cinta. Dia orang pertama yang memberimu harapan. Dia orang pertama yang kamu percaya akan bersama dirimu selamanya. Dia orang asing yang kamu temani apa pun keadaannya. Dia orang yang kamu harapkan kedatangannya. Dia seseorang yang kamu tunggu kabarnya. Dia orang yang berkali-kali kamu beri kesempatan. Dia orang yang pernah kamu rindu. Dia orang yang pernah kamu tangisi di waktu malammu. Dia yang namanya berkali-kali kamu sebut dalam doamu. Dia yang namanya pernah kamu ceritakan kepada TuhanMu. Orang pertama yang kamu per

