Evelyn Selamat

2151 Words

"Inilah negeri ku. Negeri yang indah." Dugi melompat ke sana kemari sembari menari-nari. Ia tersenyum bahagia karena meraskan lega sudah nyaris sampai di kerajaan kurcaci. Dugi menunjukkan kepada kawan-kawanya tentang keindahan tanah kerajaan para kurcaci. "Waooo, ini sangat menakjubkan," ucap Evelyn. Gadis ini membuka mata dan mulutnya lebar-lebar. Ia meletakkan telapak tangannya untuk menutupi mulutnya yang tak bisa dikendalikan karena terharu dengan pemandangan di sekitar kerajaan kurcaci. Meskipun ini pemandangan di luar istana tetap masih bagian wilayah kerajaan kurcaci. Di sekitar jalan menuju pintu gerbang terbentang luas tanah yang ditanami bunga serta buah-buahan. "Oh ...." Owen terbelalak melihat buah-buahan bergelantungan di pohon. Buah yang sudah matang membuat mata yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD