Alam lain. "Bagaimana dengan ibu?" ''Aku juga takut jadi kayak dulu lagi. Memang di sini tidak mudah tapi aku bisa merasakan happy bisa bicara. Diego jangan menyerah, lihatlah, kaki kamu normal. Kamu bisa berjalan. Tapi bagaimana dengan ibu, pasti dia khawatir, nanti ibu depresi," ucap Larissa. ''Yes. I am happy! But I'am afraid. I'ts so weird here. Look it's so terrible." Diego pointed to a room. "Larissa." Diego memanggil adiknya. "Ehmmmmm." Larissa masih menyahut namun berjalan pelan-pelan meninggalkan Diego. Ia sangat ketakutan berada di tempat ini. Ia ingin mengajak Larissa segera meninggalkan tempat ini. ''I can'nt go on. It's too heavy.'' Diego felt hopeless. He kicked the wall, venting his anger. ''Larissa juga mau pulang. Tapi Larissa takut jika keluar dari tempat ini

