mantan

1146 Words

"Capek banget." human Ana. Dia menarik ke tantangannya ke atas. Mencoba merenggangkan otot tubuhnya yang terasa kaki. Saat, mencoba mendorong jok mobilnya sedikit ke belakang. Dia membaringkan tubuhnya ke kiri dengan santannya tanpa membuka mata. Dan, tanpa dia sadar. Laki-laki di depannya. Terlihat begitu lelap. Ana, mengerjakan matanya. Saat merasakan hembusan napas seseorang yang berbeda. Dia seketika terkejut, membuka matanya lebar. Kedua matanya semakin terbelalak sempurna saat melihat laki-laki ada di depannya. "Heh.. Bangun!" geram Ana. Menendang kaki laki-laki itu berkali-kali. Di sengaja agar laki-laki itu terbangun. "Heh.. Kamu sengaja ya tidur disini. Pergi sana, ini bukan terlalu." cerca Ana. Dia terlihat mulai kesal dengan sikap laki-laki tanpa membuka kain yang menutupi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD