Bagian Sembilan Puluh Tujuh

1107 Words

*** Tanpa meminta izin pada sang pemilik apartemen, Sean membuka pintu penghubung ruang tengah dan balkon. Tidak hanya melakukan hal tersebut, dia juga berdiam diri di sana sambil memandangi Abyan yang duduk menunggu di sofa ruang tengah. Tahu tujuan pria itu menemui sang adik, Sean tidak bersikap egois. Mengobrol empat mata dengan Abyan, dia mengizinkan mantan kekasih Gevania tersebut untuk membahas masalahnya lebih dulu, sementara dia mengalah. "Halo, Sean. Gimana?" Meskipun sudah mengambil keputusan untuk mengalah, Sean tetap menghubungi Renan guna mengkonfirmasi semuanya karena bukan hanya tentang dia dan Geva, urusan dirinya melibatkan juga Renan dan Atlanna. "Pa, soal status Geva kayanya jangan malam ini dulu," ucap Sean. "Ada Abyan datang, dan dia mau bahas sesuatu juga sama Ge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD